Bad Mood, Antara Sebab dan Solusinya.

bad mood
sumber gambar: psikologid.com

Kita semua mungkin pernah merasakannya,
kala suasana hati memburuk
mudah tersinggung,
emosi, dan marah, yang terkadang tanpa alasan nyata.

Banyak remaja, ketika berurusan dengan tekanan sekolah dan perubahan sehari-hari menyebabkan suasana hati memburuk. Bukan hanya soal mendapatkan nilai yang buruk, suasana hati juga dipengaruhi penerimaan lingkungan yang buruk. Tuntutan terhadap diri sendiri ini yang menyebabkan suasana hati tidak menentu.

Adakalanya terdapat fase dan kondisi tertentu yang membuat suasana hati menjadi kacau balau. Perasaan inilah yang dinamakan badmood. Perasaan dimana seseorang kurang semangat atau yang biasanya ceria, bahagia, tiba tiba menjadi sebaliknya.

Mengapa aku bad mood?

Perasaan ini bisa muncul karena beberapa hal berikut:

  1. Tubuh terlalu lelah
    Ini adalah alasan paling umum yang mengakibatkan turunnya suasana hati atau mood seseorang. Pada saat badan kita sedang letih, kita menjadi mudah merasa penat bahkan ketika menghadapi satu masalah yang sebenarnya sepele.
  2. PMS (Pre Menstrual Syndrome)
    Sindrom pra-menstruasi atau PMS adalah kombinasi dari gejala fisik dan emosional yang dialami wanita sebelum haid. Wanita yang hendak atau sedang PMS biasanya cenderung suasana hatinya berubah-ubah karena pada saat itu kadar hormon progesteron dan estrogen di dalam tubuh tidak seimbang. Ketidakseimbangan ini kemudian secara perlahan mengakibatkan perubahan suasana hati pada wanita.
  3. Sedang Lapar
    Rasa lapar juga bisa menimbulkan bad mood. Hal ini juga dikaitkan dengan kadar gula darah yang rendah, sehingga ketika kita lapar dapat memiliki efek negatif terhadap suasana hati.
  4. Tidak dapat menyelesaikan masalah
    Ketika kita meghadapi permasalahan dan sampai pada titik di mana tidak dapat menyelesaikan masalah tersebut maka akan cenderung lebih bad mood karena sulit mengontrol emosi terhadap diri sendiri.
  5. Melanggar janji
    Saat tidak dapat menepati janjinya maka umumnya orang akan sedih dan suasana hatinya akan berubah. Yang tadinya ceria mendadak seperti orang yang merenungi kesedihanya dan sebagainya.

Kalau sudah begitu bisakah kita move on?

Bagaimana caranya?

Berikut aktivitas yang sobat bisa dilakukan:

  1. Olahraga
    Olahraga merupakan cara yang efektif untuk memicu keluarnya endorfin. Hormon yang dapat membantu meredakan rasa nyeri dan stres. Dengan berolah raga dapat memerangi bad mood yang kita rasakan
  2. Jangan terlalu keras mengkritik diri sendiri
    Seringkali, bad mood disebabkan oleh pikiran Anda sendiri. Merasa tidak cukup baik dalam melakukan sesuatu atau menyesali suatu kesalahan yang telah diperbuat, bisa membuat kita mengkritik diri sendiri terlalu keras.Saat hal ini terjadi, Anda sebaiknya melawan pemikiran yang akan membuat bad mood. Mengkritisi diri sendiri sah-sah saja sebagai bahan introspeksi, tetapi lakukan dengan sewajarnya tanpa menyakiti diri.
  3. Makan cokelat
    Cokelat mengandung kandungan enzim polifenol yang sejak lama diyakini sebagai anti stres. Jadi mengonsumsi cokelat akan membuat Anda merasa bahagia.
  4. Tersenyum
    Tidak bisa dipungkiri seulas senyum di bibir bisa menambah aura kedamaian bagi yang melihatnya. Ternyata mereka yang tersenyum cenderung menurunkan tingkat stres daripada yang memasang ekspresi datar.

Suasana hati yang buruk bisa terjadi karena ada sesuatu yang berjalan tidak sesuai harapan. Saat itu mungkin Anda merasa semuanya tidak adil dan membuat terpuruk. Padahal dengan bersyukur dan berdamai. Menerima segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki akan jauh lebih melegakan dan membahagiakan.

Ingat, yang penting adalah pengendalian diri dan emosi. Apapun yang terjadi dalam kehidupan cobalah untuk berpikir positif, bersikap wajar, dan selalu bersyukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *