BERCERMIN PADA DIRISENDIRI

Oleh : Lisa R Cahyati

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mengapa sih kita harus bercermin pada diri sendiri?

Penasaran? Yuk baca artikel berikut sampai akhir.

Bercermin pada diri sendiri adalah hal terpenting untuk mencapai ketenangan, menumbuhkan kepercayaan diri dan tidak merendahkan yang lainnya. Apa yang kita lakukan akan kembali lagi kepada kita. Oleh karena itu sangat penting untuk kita bercermin pada diri sendiri.

Mencintai diri sendiri adalah sesuatu yang sangat berharga untuk membuat hidup menjadi lebih baik. Sebab, saat seseorang benar-benar mencintai hidupnya, saat itu dia akan fokus untuk membuat dirinya menuju hidup yang dia impikan. Menilai tentang orang lain bukanlah hal yang salah, namun jika kita terlalu sering menilai orang lain kita lupa bahwa hal tersebut dapat menimbukan sesuatu yang negatif pada diri kita.

Perilaku yang terlalu terbiasa untuk menilai kekurangan dan kelemahan orang lain, hanya akan menghasilkan ketidakbahagiaan ke dalam diri sendiri. Artinya, kekurangan dan kelemahan orang lain itu adalah energi negatif, yang berpotensi masuk ke dalam diri sendiri, dan mengurangi perasaan bahagia. Jadi, lebih baik menilai diri sendiri dan memperbaiki hal-hal yang masih kurang, agar diri bisa menjadi pribadi yang berkualitas, untuk menghasilkan kehidupan yang lebih indah dalam kebahagiaan.

Dslsm ilmu psikologi terlalu terfokus pada urusan orang lain adalah suatu hal yang merugikan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Karena apa, sering kita tidak menyadari perkataan kita, perlakuan kita bahkan apa yang sedang kita lakukan dapat menyebabkan orang lain sakit hati, tersinggung bahkan marah. Oleh karena itu marilah kita saling menjaga keharmonisan kita sesama muslim, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

“Hamba tidak dikatakan bertakwa hingga dia mengoreksi dirinya sebagaimana dia mengoreksi rekannya” [HR. Tirmidzi].

Tuh, kan, di dalam Islam saja sudah jelas, pentingnya kita mengoreksi diri sendiri sebelum kita mengoreksi orang lain.

Nah disini ada beberapa tips – tips bercermin pada diri sendiri.

  1. Sadar akan kelemahan kita.
  2. Ingat kelemahan bukanlah sebuah hal yang harus kita sesali tapi tanamkan pada diri kita bahwa kelemahan adalah penguat kita.
  3. Memiliki keinginan yang kuat.
  4. Selalu berpikir positif. Orang yang positif memiliki lebih kemauan dan semangat yang besar untuk mencapai tujuan mereka.
  5. Mengakui jika kita salah.
  6. Mengakui kesalahan bukan berarti Anda lemah. Faktanya, bersedia mengakui kesalahan adalah tindakan yang membutuhkan keberanian dan kesadaran diri; dengan kata lain, melakukannya menunjukkan bahwa Anda adalah sosok yang dewasa
  7. Menerima kritik dan saran dari orang lain.
  8. Tanpa kita sadari saat kita dikritik orang lain kita kadang marah, dalam hati mengatakan “Siapa sih mereka berani banget mengkritik? Memangnya siapa?”. Nah, sikap itu yang harus kita lawan. Kita harus bisa menghadapi kritik san saran dari orang lain dengan benar.
  9. Memaafkan
  10. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan pada diri kita entah disengaja atau tidak. Satu hal yang harus diingat apa yang kita lakukan akan kembali lagi pada diri kita”. Jadi jangan selalu menyalahkan orang lain. Karena apa yang mereka lakukan pada diri kita itu adalah cermin dari perbuatan kita pada mereka

Jadi intinya kita harus mengoreksi diri kita sendiri sebelum menilai orang lain.

Ada sebuah peribahasa mengatakan bahwa “ MULUTMU HARIMAUMU”  yang artinya Segala perkataan yang terlanjur kita keluarkan apabila tidak dipikirkan dahulu dapat merugikan diri sendiri.

Jadi pandai-pandailah dalam menjaga lisan untuk diri kita dan demi kenyamanan orang lain.

Syukron,

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *